Ratusan Pramuka Tegal Siap Dukung Operasi Ramadniya 2017 - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 21 Juni 2017

Ratusan Pramuka Tegal Siap Dukung Operasi Ramadniya 2017

 
Bregasnews.com - Upaya mendukung operasi kemanusian Ramadniya Candi 2017 (ORC) dalam rangka Pengamanan Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1438 H, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal menerjukan ratusan anggota Pramuka yang ditempatkan di titik rawan macet. Hal itu untuk mengemban tugas tugas penyeberangan dan titik perlintasan KA tanpa palang pintu serta jalur padat di wilayah pantura dan selatan.

Ketua Kwarcab Tegal, dr H Widodo Joko Mulyono MKes,MM melalui Sekretaris Kwarcab, Djuliono, S.Sos mengatakan, penggelontoran personel Pramuka dalam Karya Bakti Pramuka Lebaran / Aksi Pramuka Peduli di back up oleh Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) dan Satuan Karya Pramuka (SAKA).

"Kami siap membantu Pengamanan Lebaran dan fokus menjalankan tugas kemanusiaan, seperti tahun-tahun sebelumnya. Dimana personel Ubaloka fokus siaga di Jalur Selatan tepatnya di fly over Klonengan dan pantura Suradadi,” Ujarnya

Selain dari Ubaloka, lanjut Djuliono, petugas pengamanan di jalur selatan Klonengan juga dibantu oleh pramuka Penegak dari Kwarran Margasari yang berasal dari Dewan Kerja Ranting dan Ambalan Penegak serta Satuan Karya. “Kita juga dibantu DKR dan Penegak Pandega Kwarran Margasari,” ungkapnya

Ketua Pramuka Peduli, Drs H Waudin,M.Si didampingi Sekretaris Pramuka Peduli, Nurkhasan menambahkan, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal juga mendirikan posko Induk Karya Bakti Pramuka di Sanggar Pramuka Cabang, di Jalan KH Agus Salim kelurahan Kudaile. Hal ini untuk mempermudah jalur koordinasi dengan mereka yang diterjunkan dilapangan mulai H - 3 Lebaran.

“Posko induk diback up dari personil Pramuka Peduli, Ubaloka, Saka Bhayangkara, Saka Bakti Husada dan Saka Wirakartika. Selain sebagai koordinator dari pos yang ada, pos induk juga bertanggung jawab dalam pengamanan titik rawan macet wilayah Slawi dan sekitarnya utamanya beberapa pasar tumpah seperti Banjaran, komplek pertokoan Slawi dan Trayeman,” bebernya.

Dia mengakui, pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara.(Trs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman