Hot!

Berita Utama

Berita Hari ini

Air Minum Bersih Untuk Brebes Sehat

Waduk Malahayu sebagai salah satu sumber air yang digunakan masyarakat Brebes
Bregasnews.com - Air merupakan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup di dunia ini. Tidak ada satu halpun yang dapat menggantikan peran air dalam kelangsungan hidup manusia maupun makhluk hidup lainnya. Meskipun demikian, tidak semua jenis air dapat menjadi sumber kehidupan yang baik dan layak bagi manusia demikian pula hewan dan tumbuhan. Lalu, air yang seperti apa yang baik dan layak untuk kehidupan kita sehari-hari? Mencuplik dari Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 416 Tahun 1990 tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air, air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak.

Berdasarkan data yang dilansir UNICEF dan WHO, Indonesia adalah salah satu dari 10 negara yang hampir dua pertiga populasinya tidak mempunyai akses sumber air minum bersih. Salah satu daerah di Indonesia yang masyarakatnya masih belum mendapatkan akses air minum bersih adalah Kabupaten Brebes. Kabupaten Brebes memiliki luas wilayah sebesar 166.177 Ha, terdiri atas 17 kecamatan dan 297 desa/kelurahan, menjadikan Brebes sebagai kabupaten terluas kedua  di Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap. Melihat kondisi geografisnya kabupaten Brebes memiliki curah hujan yang cukup tinggi, sehingga tidak mengherankan jika Brebes menjadi daerah yang kaya akan sumber daya airnya. Ironisnya dengan tingginya sumber daya air di Brebes tidak membuat masyarakat Brebes terbebas dari penggunaan air untuk minum yang tidak layak, masih ada masyarakat yang belum mengetahui akan pentingnya apa itu air minum bersih.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam Kinerja PDAM 2015 Wilayah II Pulau Jawa, pertumbuhan pelanggan air PDAM tahun 2015 sebesar 8,0% hal tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 7,1%.  Dengan demikian masih ada 92,9% masyarakat yang mengakses air minum bersih dari PDAM, angka tersebut masih jauh dari yang diharapkan oleh pemerintah. Yaitu dimana Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) sudah memiliki terget ambisius yaitu mulai tahun 2019 seluruh masyarakat Indonesia sudah bisa mengakses air minum yang layak melalui program 100-0-100, yakni 100% ketersediaan akses air bersih, 0% kawasan kumuh, dan 100% ketersediaan akses sanitasi sehat untuk merealisasikan ketahanan air. 

Upaya peningkatan akses air bersih untuk masyarakat dan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes sampai saat terus digalangkan, salah satunya dapat dilihat dari data hasil evaluasi BPPSPAM terhadap kinerja PDAM dari tahun ke tahun yang menunjukkan bahwa cakupan pelayanan air bersih untuk masyarakat pada tahun 2015 meningkat sebesar 9,6% dari tahun sebelumnya yaitu 7,8%. Adanya peningkatan cakupan air bersih untuk masyarakat merupakan suatu hal yang dapat dinilai sangat baik, yang artinya pemerintah telah berupaya untuk melaksanakan tanggungjawabnya. Namun bukan berarti pemerintah sudah bisa puas dengan hasil tersebut, dilakukannya peningkatan secara berkelanjutan merupakan hal yang sangat dilakukan guna mencapai pemerataan akses air minum bersih ke seluruh masyarakat.

Namun, dibalik itu bukan hanya peningkatan cakupan akses air bersih saja yang dibutuhkan oleh masyarkat, hal penting lainnya adalah peningkatan pengetahuan masyarakat akan pentingnya penggunaan air bersih. Peran pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya air bersih sangat dibutuhkan sebagai tapakan awal bagi masyarakat untuk memulai hidup sehat. Selain itu, peningkatan program sanitasi lingkungan baik di perkotaan maupun pedesaan melalui penyuluhan stop BAB sembarangan, stop buang sampah sembarangan dan pembangunan drainase juga sangat diperlukan sebagai upaya untuk menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal demi meminimalisir terjadinya penyakit serta untuk menjaga sumber air bersih kita di seluruh wilayah Kabupaten Brebes. 

Oleh karena itu, upaya untuk menciptakan hidup sehat serta layak bukan hanya peran dari pemerintah semata untuk memberikan fasilitas-fasilitas yang mumpuni, tetapi juga sangat diperlukan peran dari masyarakat utamanya kesadaran akan pentingnya hidup yang bersih untuk memperoleh hidup yang sehat, hal tersebut dapat dimulai dari langkah yang paling dekat yaitu memulai untuk membuat sampah pada tepatnya, memilah jenis-jenis sampah, dan tidak BAB sembarangan. Itu sudah cukup baik jika semua masyarakat Brebes melakukannya, barulah kita melakukan langkah-langkah yang lebih kompleks lagi. Sehingga, dengan pelaksanaan program yang terintregasi dan kontinyu diharapakan dapat terjadi pemerataan cakupan akses air minum bersih ke seluruh masyarakat Brebes baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan serta peningkatan terhadap kualitas hidup masyarakat untuk menuju Brebes Berhias (Bersih, Hijau, Indah, Asri, Sehat). Salam Hari Air Sedunia - Air Untuk Semua.  


penulis  : Cuci Ayu Prahara Ardiyanti

Garkomsos Dengan Keluarga Besar TNI Tahun 2017 di Kodim 0713/Brebes


Bregasnews.com – Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Keluarga Besar TNI (KBT), bertempat di Aula Makodim 0713/Brebes, Rabu (22/3/2017).
           
Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Silahturrahmi Keluarga Besar – TNI, Kita Tingkatkan Soliditas dan Kebersamaan Visi dan Misi Guna Mengatasi Permasalahan Bangsa Dalam Rangka Mewujudkan Keutuhan NKRI”.
           
Dalam sambutannya, Pasiter Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Sutarno menyampaikan permohonan maaf tidak hadir nya Dandim dan Kasdim karena ada kegitan yang tidak bisa ditinggalkan.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud sinergitas Kodim 0713/Brebes dengan seluruh Komponen masyarakat, terutama Keluarga Besar TNI.
           
“Diharapkan, melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dapat terjaganya silaturrahmi. Sehingga, bisa memacu suatu kebersamaan,” ujarnya.
           
Sementara itu Ketua Pepabri Cabang Brebes Letkol Inf (Purn) Gunawan Wibisono memberikan apresiasi kepada Kodim 0713/Brebes yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

Hal ini, kata dia, untuk terus menjalin komunikasi antara Prajurit yang masih aktif dengan seniornya yang sudah purnawirawan.
             
“Saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang dengan semangat patriotisme merupakan suatu pengorbanan bagi kita semua untuk tetap mengenang, dan menjiwai makna nilai-nilai kebangsaan,” ujar Letkol Inf (Purn) Gunawan Wibisono dihadapan tamu undangan.
           
“Kita bangga dengan prestasi yang diraih oleh anggota dalam melaksanakan mensukseskan program pemerintah tentang kegiatan ketahanan pangan atau swasembada pangan yang telah dicapai dengan sukses, tapi manakala anggota tersebut melakukan pelanggaran dan tidak bisa melanjutkan tugasnya sampai ke purnawirawan saya sebagai senior sangat prihatin,” ucapnya menambahkan.

Selain diisi pemberian materi Tugas dan Peran TNI AD Pasiter Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Sutarno, wawasan kebangsaan oleh Danramil 03/Wanasari Kapten Arh Nediono dan Balatkom Bahaya Latin (Balatkom) oleh Pasi Intel Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Dipo Suyatno, dalam acara ini juga dilakukan pemberian cinderamata oleh Pasiter Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Sutarno kepada Ketua Pepabri Cabang Brebes, Ketua PPAD, FKPPI, Ketua Perib dan Ketua Persit Cabang XXIII.(Tris).

Danrem 071/Wk "Kerigan" Bersama Anggota Tanam Bibit Hortikultura


Bregasnews.com - Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi bersama prajurit dan PNS Makorem 071/Wk pada Selasa (21/3) menggelar "Kerigan" (kerja bakti) menanam bibit tanaman hortikultura di Komplek Makorem 071/Wk Jl.Gatot Subroto No.1 Sokaraja Banyumas.                       

Penanaman bibit hortikultura tersebut memanfaatkan lahan kosong seputar Makorem 071/Wk, dengan ditanami bibit buah-buahan seperti pepaya thailand, sirkaya thailand, jambu mutiara, sirsak, durian, rambutan, pisang, dan tanaman pohon keras lainnya yang usia panen berjangka panjang.                       

Penanaman bibit pohon buah-buahan tersebut ditanam dalam polybag yang didalamnya tanah telah dicampur dengan pupuk organik/pupuk kandang dan sekam/merang.                       
Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan ini sebagai wahana pemanfaatan lahan kosong disekitar lingkungan kantor.

"Dengan memanfaatkan lahan kosong diseputaran kantor atau rumah dinas dan rumah masing-masing, kita dapat memberikan suatu solusi bagi kehidupan kita maupun masyarakat sekitar", ungkapnya.                       

Dengan menanam tanaman produktif baik tanaman jangka panjang maupun pendek, kita dapat memberikan andil pada kehidupan sekitar. Disamping memberikan efek kondisi lingkungan yang bersih dengan cuacanya, dengan menanam bibit ini kita dapat membantu anggota dan masyarakat sekitar guna meningkatkan kesejahteraan perekonomian mereka.                       

Dikatakan pula bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan tahap awal penanaman bibit tanaman buah, dalam tahap pertama ini kita buat baru satu demlot berukuran 10 m x 8 m sebagai rumah bibit tanaman. Nantinya dalam tahap selanjutnya juga akan dibuat demlot-demlot selanjutnya secara berkesinambungan.                       

Tujuan kita tanam tanaman bibit-bibit pohon produktif ini sebagai wahana percontohan bagi para prajurit dan PNS khususnya, agar mereka dapat berbuat positif ditempat masing-masing dengan meluangkan waktu memanfaatkan lahan kosong disekitar pekarangan rumah. Dengan hal ini pula, agar mereka dapat menularkannya kepada masyarakat sekitar lingkungannya, sebagai modal peningkatan kesejahteraan memenuhi kebutuhan keluarga. Disamping itu pula sebagai wahana memperkuat dan mensukseskan ketahanan pangan.                        

Kita bertanam ini pula nantinya juga akan kita distribusikan kepada masyarakat sekitar setelah hasil yang kita tanam dapat terlihat untuk ditanam dilahan yang lain.(Tris)

Olahraga Bersama Jalin Komunikasi Dan Kebersamaan Persit Kck Dan Dharma Pertiwi


Bregasnews.com -  Kegiatan olahraga bersama yang dilaksanakan sebagai wahana pererat silaturahmi dan komunikasi dalam rangka menjalin komunikasi dan kebersamaan antar anggota, baik Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Koorcab Rem 071 maupun anggota Jalasenastri dan Pia Ardhya Garini yang tergabung dalam Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto  Daerah D.

Demikian dikatakan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Dip Evi Julianti Suhardi yang juga selaku Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D pada Olahraga Bersama dalam rangka HUT Ke-53 Dharma Pertiwi Tahun 2017 di Mako Yonif 406/Ck Bojong Purbalingga, Selasa (21/3).                       

Dengan dilaksanakan kegiatan ini, ia berharap anggota baik Persit Kartika Chandra Kirana khususnya Koorcab Rem 071 dan Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D dapat saling mengenal satu sama lain sehingga timbul rasa keakraban dan kekompakan dalam diri masing-masing anggota.                        

"Olahraga bersama ini merupakan salah satu bentuk dan upaya kita untuk mempererat hubungan silaturahmi dan komunikasi anggota Persit Kartika Chandra Kirana dan Dharma Pertiwi khususnya Koorcab Rem 071 dan Koorcab Purwokerto", terangnya.                       

"Kegiatan yang kita laksanakan ini tidak sekedar berolahraga semata, namun juga untuk memantapkan silaturahmi dan komunikasi itu sendiri agar hal tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan kedepannya. Sehingga dengan hal ini akan menjadikan suatu hubungan komunikasi yang harmonis bagi anggota", lanjutnya.                       

Pada kesempatan yang sama, disampaikan bahwa Dharma Pertiwi Daerah merupakan organisasi istri prajurit TNI dari tiga matra yang berperan tidak hanya sebagai pendamping suami dan ibu bagi putra putrinya, namun juga berperan aktif dalam kegiatan sosial untuk mewujudkan kepedulian dan kepekaan terhadap lingkungannya maupun terhadap sesamanya.                       

Kegiatan olahraga bersama dengan bersepeda dan senam aerobik bersama diikuti dan dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Dip yang juga selaku Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D Ny.Evi Julianti Suhardi,  Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 Ny.Fitri Ariful Mutaqin bersama pengurus, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII Dim 0702/Pbg Ny.Wulan Dedi Safrudin beserta pengurus dan para Ketua Ranting Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Cabang XVII Dim 0702/Pbg,                       


Ketua Jalasenastri Cabang 3 Korcab V Lanal Cilacap Daerah Jalasenastri Armada Timur {DJAT) drg. Hadriany Johannes Tambunan beserta pengurus dan anggota, Ketua Pia Ardhya Garini Lanud Jend.Soedirman Purbalingga Ny.Ferra Suparjo beserta pengurus, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Yonif 406/Ck beserta Wakil dan pengurus serta anggota.(Tris)

Kembangkan Jiwa Kepempinan Pramuka Tegal Gelar Lomba LKBB


Bregasnews.com (Slawi) – Dalam rangka memberikan wadah pembinaan Pramuka Penegak dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan dan ketrampilannya, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal melalui Dewan Kerja Cabang (DKC) menggelar ajang bergengsi yang bertajuk Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB). Kegiatan bertempat di pelataran STIKes Bhamada Slawi, Minggu (19/3)

Wakil Ketua Kwarcab Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda), Sonhaji S.Pd mengatakan, LKBB merupakan salah satu media yang strategis bagi generasi muda dalam mengembangkan kepemimpinan dan kerjasama, sekaligus memperluas wawasan anggota muda Pramuka khususnya usia Penegak / Pandega.

“Selain dapat meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, LKBB menjadi salah satu media yang tepat untuk melatih kepemimpinan, kepribadian sikap dan perilaku peserta didik,” katanya mewakili Ketua Kwarcab Tegal.

Dirinya berharap, para Kepala Sekolah selaku Ketua Mabigus, pembina Gugusdepan (Gudep) dan stakholder terkait senantiasa terus memfasilitasi, mendukung dan membantu keberlangsungan pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

“Saya yakin revitalisasi Gerakan Pramuka tidak akan berhasil tanpa kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas, serta dukungan seluruh masyarakat dan komponen bangsa ini. Untuk itu, mewakili Kwartir Cabang saya menyampaikan terimakasih atas peranserta dan kerjasama para Ketua Mabigus dan Pembina Gudep,” tandasnya.

Ketua DKC Tegal, Septi Kusuma Putri,S.Pd melalui Ketua Panitia kegiatan, Sari Sekar Ayu menjelaskan ajang LKBB menitikberatkan pada penanaman kedisiplinan dan jiwa sportifitas Pramuka Penegak dalam upaya pengamalan Satya dan Dharma Pramuka. Selain itu juga untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan dalam bidang Baris Berbaris (PBB).

“LKBB diikuti oleh 18 kelompok dari pangkalan SLTA sederaja se Kabupaten Tegal. Dimana tiap kelompok beranggotakan 16 orang yang terdiri 8 anggota Penegak putra dan 8 anggota Penegak putri, termasuk didalamya Pemimpin Barisan,” jelasnya

Ayu melanjutkan, materi penilaian terdiri beberapa aspek diantaranya gerakan meliputi gerakan dasar ditempat, berjalan dan perubahan arah; unsur kerapihan dan disiplin dan pemimpin barisan serta variasi gerakan.

“Ini merupakan kali ketiga digelar LKBB oleh Kwartir Cabang Tegal melalui Dewan Kerja .dan kita rencanakan digelar rutin pada tahun mendatang. Untuk Juri kita datangkan langsung dari Brigif 4 Dewaratana Slawi dan Polres Tegal Kota,” imbuhnya

Kegiatan LKBB berlangsung meriah, hal terlihat dari beberapa kontingen yang membawa suporter guna memberikan dukungan dan yel – yel penyemangat dalam perlombaan. Turut hadir Waka Kwarcab Bidang Binawasa, Elliya Hidayah,S.IP, Sekretaris Binamuda, Suharjo S.Pd, Pengurus Kwarcab Tegal, DKC, Ubaloka dan ratusan Pramuka Penegak dan Pembina Pendamping.(Tris)

Band Metal JASAD Gebrak Puncak Launching Album Odyssey Necrology Di Globalmetalisick Yaull Cloth Di Brebes



Bregasnews.com - Sebagai generasi muda harapan bangsa Indonesia jangan hancurkan masa depan kita sendiri, cuma bisa mengkritik tanpa bisa memberikan solusi, raga kita harus sehat dan kuat, jika di raga kita masing-masing sudah kuat negara juga bakal kuat karena kitalah penerusnya nanti, nagara ragara...!!!

Demikian dikatakan vokalis MANJASAD mengawali penampilan BAND METAL JASAD disambut gemuruh dan aplaus penonton yang berjubel penuh di arena konser. Minggu (19/03/2017) di halaman stadion Karangbirahi Brebes. 

Konser musik metal GLOBALMETALISICK sukses pecah di perhelatan acara launching album ke 3 band metal asal Brebes NECROLOGY yang berjudul ODYSSEY persembahan dari hasil kolaborasi kreasi para pemuda kreatif dari kumpulan komunitas YAULL CLOTH, GLOBAL INDUSTRIES dan MILISI BREBES BERMURAL (MBB)

Menurut  wisnu pradopo dari yaull cloth Brebes, para penonton yang memenuhi jalanan di Brebes datang dari berbagai penjuru wilayah sekitaran Brebes seperti dari wilayah selatan, tengah, barat dan timur, termasuk Indramayu, Cirebon, Palimanan, Tegal, Slawi, Purwokerto, Pemalang, Pekalongan, Kendal, Semarang, Salatiga dan Solo, mereka tumpah ruah di arena konser musik yang juga menghadirkan bintang tamu senior band metal yang telah berpengalaman tampil di skala nasional, Asia hingga Eropa yaitu JASAD dan BESIDE asal kota Bandung.

“Seluruh unsur lapisan masyarakat berpakaian hitam berkumpul di tiap titik jalan Brebes yang berdatangan dari segala penjuru”ucapnya.

Dipenampilan puncak, menurut Wisnu, menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu band metal senior asal kota bandung JASAD melalui vokalis MANJASAD yang terkenal dengan sebutan pasukan karuhun selalu menitipkan pesan dari tiap lagu-lagu yang dibawakannya yang menambah rasa kebersamaan persatuan antar sesama dalam bermasyarakat,

Dikatakan Wisnu, selain membawa suasana agar tetap damai, kegiatan tersebut juga sekaligus mengingatkan akan nilai-nilai religius antara manusia dan Tuhannya, serta menanamkan rasa nasionalisme kepada seluruh generasi muda yang hadir di arena konser.

Kegiatan itu juga, menurut dia, merupakan bentuk kecintaan terhadap negara Indonesia akan pentingnya falsafah Bhinneka Tunggal Ika yang terkandung dalam cengkraman burung garuda. " dan dengan diiringi pembuatan mural yang di ciptakan secara langsung oleh seniman Gus Bill asal Brebes dengan mengikuti tema odyssey (perjalanan) dari album necrology yang di launching, penggarapan karya mural tersebut dilakukan sepanjang pertunjukan berlangsung hingga puncak penutup dari penampilan band metal JASAD" jelas Wisnu menambahkan.

Sementara, menurut keterangan pihak kepolisian yang diwakilkan AKP.SUPRIYADI,SH kabag ops. Polres Brebes mengatakan seluruh pelaksanaan dari awal hingga akhir berjalan lancar, damai dan meriah tanpa adanya keributan dan gesekan yang dapat menimbulkan kerusuhan antar sesama penonton.

Ini, kata dia, membuktikan bahwa pertunjukan konser musik metal ternyata bisa membawa suasana yang damai, ini menandakan semakin dewasanya para penonton yang hadir walaupun sebagian besar berasal dari pelosok kampung yang terkesan urakan pihak kepolisianpun telah menyiapkan pasukan pengamanan acara seluruhnya sebanyak 60 personilnya dilapangan.

Masih dalam kesempatan yang sama, Budi Prayitno dari pihak GLOBAL INDUSTRIES menyatakan merasa bangga, akan tertib dan damainya para penonton yang memang metal mania sejati yang benar-benar ingin menyaksikan para band metal idolanya menjadi barometer perhelatan konser musik metal atau apapun saja di daerah Brebes yang tidak lagi menjadi isu menakutkan bahwa konser musik metal biang rusuh semata, pelaksanaan pun lancar seluruh penonton yang diperkirakan mencapai ribuan orang, mereka membeli tiket dengan tertib tidak ada yang memaksakan kehendaknya.(Tris)

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme, Dandim 0713/Brebes Pimpin Langsung Pengecatan Merah-Putih Di Jalan Pantura Brebes


Bregasnews.com - Dandim 0713/Brebes memimpin langsung pengecatan merah-putih tiang listrik dan lampu jalan bersama dengan para Anak Punk Brebes, Anak-anak OI Gudep Teritorial Wira Apta Praja Desa Pebatan Brebes, Anak-anak dari Perkumpulan Pramuka Saka Wira Kecamatan Jatibarang Brebes (yang anggotanya terdiri dari 6 Sekolahan di Brebes diantaranya SMA N 1 Jatibarang, SMA N 1 Brebes, SMK Pusponegoro Jatibarang, SMK Mekatronik Jatibarang, SMK Salemba Songgom serta MA Aissyafiyyah Jatibarang) dan Personel Kodim 0713/Brebes yang berjumlah 45 orang.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu 19 Maret 2017 dimulai pukul 09.00 WIB, bertempat di sepanjang Jalan Pantura Brebes tepatnya dari Lampu Merah Pasar Batang sampai dengan Jembatan di Jalan Pantura Desa Pesantunan Brebes

Dalam kesempatannya Dandim 0713/Brebes menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan pemerah-putihan Brebes ini adalah sebagai wujud untuk menumbuhkan kembali jiwa patriotisme dan semangat nasionalisme dengan simbol merah-putih yang ada disepanjang Brebes.

Menurutnya, kalau bukan kita yang mencintai dan menjaga bangsa ini siapa lagi. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mengajak para generasi pemuda dan pemudi penerus bangsa dalam menumbuhkan rasa nasionalisme cinta tanah air dan bangsa sehingga mengetahui bahwa “Bela Negara” bukan hanya tanggung jawab TNI/Polri saja melainkan tanggung jawab dari seluruh komponen bangsa. Untuk memerah putihkan Brebes ini.


Dandim  juga memerintahkan ke jajaran Koramil Kodim 0713/Brebes untuk memerah-putihkan secepatnya dan diharapkan dalam akhir bulan Maret dapat selesai.

Walaupun dalam terik matahari serta panasnya cuaca di Jalan Raya Pantura Brebes dengan lalu-lalang kendaraan bermotor namun kesemuanya tetap bersemangat memerah-putihkan Brebes tercinta. Dalam kesempatan itu juga ditemukannya gambar dan tulisan berlambangkan “PKI” di Jalan Raya Pantura, kemudian dengan kesadaran serta rasa nasionalisme yang tinggi dari Anak-anak Pramuka Saka Wira Apta Praja Desa Pebatan dicat dengan warna Merah-Putih yang melambangkan bahwa “NKRI Harga Mati” tidak ada tempat sejengkalpun bagi Komunis di Indonesia khususnya Kabupaten Brebes.(Tris)

Bongkar Jaringan Sindikat Curanmor, Danrem 071/Wk Berikan Penghargaan Prajurit Wijayakusuma


Bregasnews.com – Disampaikan Danrem 071/Wk bahwa dengan kejadian ini, menjadikan titik tolak untuk berbuat lebih baik lagi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Dimana bila disimak hal ini adalah ketanggapan seorang prajurit yang mendapat kepercayaan masyarakat dalam memberikan informasinya.

Hal ini, menurut dia, merupakan nilai yang sangat luar biasa atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada prajurut, dengan informasi yang didapat tersebut, prajurit tidak mengabaikan tapi mencari tahu informasinya.

Apa yang diperlihatkan disini, kata dia, tentunya untuk menjadikan semangat bagi semua prajurit Wijayakusuma. “Wujud penghargaan ini mungkin bagi prajurit tidak berarti apa-apa, namun selaku Danrem 071/Wk hal ini adalah sebuah kerja keras dan prestasi sehingga ia perlu memberikan suatu penghargaan bagi prajurit Wijayakusuma yang telah melaksanakan tugas dengan baik” papar Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi dalam sambutannya pada penyerahan penghargaan prajurit Wijayakusuma berprestasi, Senin (20/3) di Lapangan Upacara Makorem 071/Wk Jl.Gatot Subroto No.1 Sokaraja Banyumas.                       

"Sebutir informasi yang didapat seorang prajurit sangat penting dan berarti bagi kita, komandan dan satuan. Informasi yang didapat kita dalami, koordinasi sehingga akan mendapatkan informasi lengkap dan sampai pada akhirnya dapat mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat sekitar. Ini menjadi kewajiban kita", terangnya.                       

"Selaku Komandan Korem 071/Wk menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi serta hormat kepada prajurit Wijayakusuma yang telah mengukir prestasi dan dedikasinya membawa nama harum satuan dengan baik kepada masyarakat", ungkapnya.                       

Terbongkarnya jaringan sindikat pencurian kendaraan motor berkat kesigapan prajurit Wijayakusuma yang mendapat informasi dari warga masyarakat beberapa hari lalu tepatnya Sabtu (18/3) pukul 11.00 WIB di depan SMK 75 Tanjung Purwokerto.                       

Penghargaan Danrem 071/Wk diberikan kepada Serka Hendi Supriadi dan Sertu Juwarno Anggota Unit Intel Kodim 0701/Bms yang telah berhasil membongkar jaringan pencurian sepeda motor.                       

Korban atas nama Eko Prayitno (46) warga Desa Wlahar Kulon Rt.05 Rw.01 Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas, melaporkan kejadian yang menimpa dirinya kepada Sertu Juwarno bahwa pada Rabu (15/3) pukul 12.15 WIB sepeda motor miliknya yang diparkir di depan rumahnya hilang.                   

Dari laporan tersebut, ditindaklanjuti Sertu Juwarno dan ditelusuri melalui jaringan diwilayah Patikraja dan bertemu Aris warga Wlahar Kulon Rt.04 Rw.01 Patikraja. Dari keterangan dan informasi yang didapat Aris tersebut, ada temannya di Karanglewas yang akan menjual sepeda motor tanpa STNK, dan dari temannya tersebut dikirimlah foto sepeda motor melalui BBM yang mirip sepeda motor yang dicuri tersebut.           

Kemudian setelah mendapat informasi tersebut, Sertu Juwarno menyamar sebagai pembeli guna meyakinkan sepeda motor tersebut adalah sepeda motor yang hilang milik Eko Prayitno.                            

Dan akhirnya setelah dikoordinasi pihak penjual, terjadi pertemuan di depan SMK 75 untuk melihat kondisi dan data sepeda motor tersebut. Setelah mengecek kondisi dan mencoba kendaraan tersebut, Sertu Juwarno mengecek nomer mesin dan kerangka sepeda motor di Desa Kedungwringin Patikraja.

Dari hasil pengecekan tersebut ternyata betul sepeda motor yang akan dijual tanpa STNK tersebut milik Eko Prayitno yang hilang beberapa waktu lalu. Setelah diyakini sepeda motor tersebut hasil mencuri, kedua pelaku langsung ditangkap atas nama Supriyanto warga Desa Kedungwringin Rt.01 Rw.04 Patikraja dan isterinya Rima Pangestu Desa Karangnanas Rt.04 Rw.01 Sokaraja Banyumas.

Penangkapan kedua pelaku sempat terjadi perlawanan namun dapat diatasi Sertu Juwarno dan Serka Hendi Supriadi. Usai berhasil dilumpuhkan, kedua pelaku curanmor tersebut diserahkan ke Polsek Patikraja berkat koordinasi dan komunikasi yang baik antar aparat diwilayah. Kedua pelaku curanmor tersebut merupakan suami isteri yang akan menikah siri pada 26 Maret 2017 nanti.

Selain menangkap kedua pelaku, terdapat dua buah barang bukti sepeda motor Mio Soul GT Hijau Nopol R 2499 HS dengan nomor rangka MH 1KPOO1CKO93925 nomor mesin 1KP-094141 TH 2012 dan Vario Hitam serta beberapa sepeda motor yang masih tersimpan dirumah pelaku.(Tris)