Aksi Ratusan Warga Lemahabang Brebes, Tolak Jenazah Teroris - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad



Post Top Ad

Rabu, 05 September 2018

Aksi Ratusan Warga Lemahabang Brebes, Tolak Jenazah Teroris


Bregasnews.com – Ratusan orang menyatakan penolakan terhadap jasad terduga teroris, pelaku penembakan dua anggota Polisi unit PJR Jabar di ruas Tol Kanci-Pejagan, salah satunya adalah Rajendra Sulistiyanto (24) kelahiran Brebes, 1 Agustus 1994 Desa Lemahabang Kecamatan Tanjung. Rabu (5/9/18).

Masyarakat setempat menunjukkan protes keras melalui aksi unjuk rasa penolakan pemakaman jenazah, dengan membawa spanduk dan memasangnya di pintu masuk gang makam maupun di area TPU tersebut. Pasalnya, Alm. Rajendra sudah bukan menjadi warga Lemahabang dan telah berdomisili di Kelurahan/Kecamatan Harjamukti Kabupaten Cirebon.

Dikatakan Masyhadi, Kepala Desa bahwa "Yang bersangkutan memang kelahiran sini, namun sejak menikah dengan orang Harjamukti Rt. 05 Rw. 01 Kota Cirebon Jawa Barat, dan sudah berdomisili disana." Terangnya.

Unras melibatkan para tokoh agama, adat dan masyarakat yang antara lain Ustadz Abdul Hamid Rt/Rw. 03, Ustadz Abdul Ghofur Rt. 02 Rw. 03 serta warga yang berjumlah lebih dari 150 orang. Tak hanya sebatas itu, atas dasar status kependudukan inilah selain warga, pihak desa juga tidak memberikan restu jenazah penebar teror dimakamkan di TPU desa kelahirannya.

"Selaku Kades, saya mengapresiasi keinginan warga yang tidak mau Rajendra dimakamkan di TPU desa." imbuh Masyhadi.

Aksi penolakan dikuatkan dengan surat pernyataan resmi dari Pemerintahan Desa dengan dibubuhi materai enam ribu, ditandatangani oleh Tinggal, Ketua Rt. 02 dan Sukandar, Ketua Rw. 03 serta diketahui oleh Kades.

Diketahui sebelumnya, Rajendra dan Ica Ardeboran (20) warga Blok Cilimus Rt. 05 Rw. 01 Kelurahan Sunia Baru Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka Jawa Barat, ditembak mati Densus 88 Anti Teror Mabes Polri pada Senin (3/9/18) sekitar Pukul 09.30 WIB di belakang kandang ayam milik Jejen warga Rt. 03 Rw. 13 Desa Kalisalak Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, di dekat rel kereta api. Keduanya menjadi DPO Polri dan Babinsa selama beberapa hari pasca aksinya, dan terpaksa dilumpuhkan untuk selama-lamanya sebab melakukan perlawanan.

Nampak Babinsa Koramil 04 Tanjung Kodim 0713 dan anggota Unit Intel Kodim Brebes, Polsek serta perangkat desa, melaksanakan pemantauan dan pengamanan aksi Unras penyampaian aspirasi warga. Kegiatan selama dan setelah, terpantau aman dan kondusif. (ts)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman