Diukur Ulang, Volume Proyek Aspal Jalan di Desa Kedung Eneng, Paguyangan Kurang 119 Meter - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 13 Desember 2023

Diukur Ulang, Volume Proyek Aspal Jalan di Desa Kedung Eneng, Paguyangan Kurang 119 Meter

 


Bregasnews.com - Proyek pengaspalan jalan yang ada di Dukuh Cigobang, Desa Kedung Eneng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes menuai sorotan. Pasalnya, proyek yang masuk di lingkungan RW 07 itu diduga kurang dari volume yang sebenarnya. 


Adanya dugaan kekurangan volume pekerjaan proyek tersebut berawal dari kecurigaan warga setempat. Kecurigaan itu muncul lantaran kegiatan pengaspalan tidak diselesaikan sampai dengan ujung jalan. Ditambah lagi, proyek tersebut juga tidak dilengkapi dengan papan informasi. Sehingga warga semakin curiga dengan kegiatan proyek tersebut. 


Salah satu warga yang tinggal di Dusun Cigobang  menuturkan kalau proyek pengaspalan jalan di lingkungannya diperkirakan masih kurang 60 meter. Pasalnya masih ada jalan yang belum tersentuh aspal hingga pertigaan jalan poros desa. Ia menyebut kalau banyak kegiatan proyek di desanya yang dilakukan kurang transparan. Selain tidak tersedia papan proyek, beberapa pekerjaan juga digarap secara asal-asalan. Akibatnya, kualitas pekerjaan tidak maksimal dan hasil pekerjaan cepat rusak kembali. Beberapa diantaranya seperti pekerjaan jembatan, rabat beton dan aspal jalan. 


Sedang warga lainnya, yang juga tokoh masyarakat setempat mengutarakan kalau pihaknya sempat menemui konsultan proyek untuk menanyakan pekerjaan itu. Dari informasi yang diterima, proyek tersebut merupakan pekerjaan yang dibiayai dari Bantuan Keuangan (Bankeu) dari partai, dengan total nilai anggaran mencapai Rp.200 juta. Proyek tersebut lalu dikerjakan oleh Hj. Ratini. Namun pihaknya tidak sempat menanyakan atas kekurangan volume pekerjaan itu ke pelaksana proyek. 


Sedangkan Konsultan Desa Kedung Eneng, Woro saat dihubungi awak media lewat sambungan Whatsapp menuturkan kalau pihaknya tidak tahu persis atas kurangnya volume pekerjaan proyek dimaksud. Pasalnya, proyek itu sudah diserahkan ke pihak pemerintah desa. Pihaknya pun menyarankan kepada awak media untuk menanyakan langsung ke pemdes setempat. 


Sementara, Hj Ratini selaku pelaksana proyek mengaku kalau proyek itu belum dikerjakan. Dan kalaupun volumenya dianggap kurang, seharusnya TPK memberi tahu agar bisa dipenuhi. 


Sedang untuk yang proyek pengaspalan jalan di sebelah selatan, itu pekerjaan dari partai lainnya. Dan kalaupun dianggap kurang volume, rencananya akan segera ditambahi. Atas kisruh tersebut, akhirnya pada hari Rabu 6 Desember 2023, pihak pemerintah desa bersama Hj. Ratini melakukan pengukuran ulang atas proyek tersebut. Alhasil, dari ukur ulang itu diketahui kalau volume pekerjaan kurang 119 meter. 


Kepada awak media, Hj Ratini mengaku siap untuk memenuhi kekurangan volume proyek tersebut. Melalui pesan WA, ia menyebut kalau dalam minggu-minggu ini kekurangan itu sudah bisa diselesaikan.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman