Puncak Karnaval HUT RI ke-81 di Kecamatan Tanjung Lumpuhkan Jalur Pantura, Panitia Hadapi Defisit Anggaran - bregasnews.com - Penyalur Suara Publik

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

24 Agustus 2026

Puncak Karnaval HUT RI ke-81 di Kecamatan Tanjung Lumpuhkan Jalur Pantura, Panitia Hadapi Defisit Anggaran

​Bregasnews.com — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, berlangsung meriah namun diwarnai sejumlah kendala serius pada Senin (24/8/2026). 

Ribuan warga yang tumpah ruah menyaksikan karnaval sukses menyedot perhatian publik, namun di sisi lain berimbas pada lumpuhnya arus lalu lintas di jalur nasional Pantura hingga mengular lebih dari 1 kilometer.
​Di balik kemeriahan acara tersebut, panitia penyelenggara harus memutar otak akibat realisasi anggaran yang merosot tajam dari target awal perencanaan.
​​Aziz, salah satu panitia HUT RI yang juga menjabat sebagai Guru SMPN 2 Tanjung sekaligus Kepala Seksi Perlombaan, mengonfirmasi kondisi keuangan panitia yang mengalami defisit signifikan. Ia menjelaskan bahwa perencanaan awal rangkaian acara membutuhkan biaya sebesar Rp180 juta.

​Namun, realisasi dana yang terkumpul tidak sampai 50 persen dari target.
​Total Dana Terkumpul: Hanya mencapai Rp80 juta, yang bersumber dari sponsor, PNS, anggota dewan, hingga sektor SPPG.

​Penurunan Sektor SPPG: Target awal dari sektor SPPG sebesar Rp6 juta/dapur MBG, realisasinya hanya Rp500.000/dapur MBG (dengan total penerimaan dari sektor ini hanya Rp3,5 juta).

​Kondisi finansial yang pelik ini sempat memicu perbincangan hangat serta keluhan di media sosial sebelum akhirnya acara puncak tetap terlaksana.

​​Kendati dibayangi keterbatasan anggaran, antusiasme warga dan peserta tidak surut sedikit pun. Karnaval yang digelar pada Senin siang tersebut mendatangkan ribuan penonton dari berbagai wilayah sekitar. Akibat tingginya animo masyarakat dan padatnya iring-iringan peserta, arus lalu lintas di jalur utama Pantura mengalami kemacetan parah hingga lebih dari 1 kilometer.

​Semangat tinggi juga ditunjukkan oleh para pelajar yang menjadi peserta karnaval. Salah satu siswa peserta iring-iringan mengaku rela merogoh kocek pribadi demi bisa berpartisipasi memeriahkan hari kemerdekaan.
​"Saya rela membayar iuran sebesar Rp15.000 agar bisa ikut meramaikan karnaval ini," ujarnya di sela-sela acara.
​Reporter: Teguh
Editor: Redaksi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman