Bantuan Exavator Dari Menteri Kelautan Dan Perikanan Untuk Pokdakan Muncul Jaya Kabupaten Brebes Tenggelam Sebelum Serah Terima - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 16 Mei 2017

Bantuan Exavator Dari Menteri Kelautan Dan Perikanan Untuk Pokdakan Muncul Jaya Kabupaten Brebes Tenggelam Sebelum Serah Terima


Bregasnews.com   Tenggelamnya sebuah exavator di sekitar kawasan wisata Parin, di Desa Randusanga Kulon Kabupaten Brebes, cukup menarik perhatian penghobi mancing yang datang berkunjung. 

Menurut warga sekitar bahwa exavator tersebut sudah tenggelam sejak enam minggu yang lalu (awal April 2017). Ternyata setelah dicari pemilik exavator tersebut adalah Santo, pengusaha lokal dalam bidang jasa pembuatan tanggul tambak yang menggunakan alat berat exavator.

Dari keterangan warga diketahui bahwa exavator tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan) Muncul Jaya Kelurahan Limbangan Wetan Kabupaten Brebes.

Haji Mulyadi, Ketua Pokdakan Muncul Jaya, saat ditemui Bregasnews mengatakan bahwa sejak serah terima secara simbolik bantuan tersebut dari Ir. Sarifin, Direktur Pembenihan pada Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, dalam acara ceremonial di Desa Kaliwlingi tanggal 19 Oktober 2016 sampai hari ini (13/05/2017) belum pernah menerima dan melihat wujud exavatornya.

“Di atas kertas kami memang menyatakan menerima bantuan tersebut (exavator,red), namun faktanya bantuan itu tidak pernah sampai kepada kami” , penegasan Haji Mulyadi. Hal itu dibenarkan oleh Haji Madnuri, anggota sekaligus penasehat Pokdakan Muncul Jaya.

Haji Mulyadi dan Haji Madnuri menjelaskan bahwa mereka seluruh anggota Pokdakan Muncul Jaya diundang pertemuan di Rumah Makan Seti Famili Desa Randusanga Kulon oleh Masfu’i, Spi, Kepala Bidang Bididaya Dinas Kelautan dan Perikanan Brebes tanggal 16 April 2017. 

Dalam pertemuan tersebut Haji Mulyadi diminta menanda-tangani berita acara penerimaan exavator merek Komatsu PC120 dari Dinas KP ke pokdakan Muncul Jaya. Namun kondisi barangnya dalam posisi tenggelam  di area tambak milik orang lain.   

Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah staff Dinas Kelautan dan Perikanan Brebes, begitu juga Santo ikut hadir. Setelah diketahui bahwa kondisi exavator tersebut dalam kondisi tenggelam maka Haji Mulyadi dan kelompoknya menolak menerima bantuan exavator tersebut.

Saat dikonfirmasi di Kantor Dinas KP, 15/05/2017, Masfui menjelaskan, "saya menyerahkan berita  acara yg saya ambil dari Kkp bukan menandatangi. Pada saat di warung makan Seti Famili. BAST itu sudah jadi. Sekali lagi saya hanya menyerahkan bukan menanda tangani. Jadi BAST itu sudah lengkap di tanda tangani sebelum saya jadi kabid budidaya"

Santo ketika ditemui Bregasnews, tanggal 14 Mei 2017, di Desa Randusanga Kulon, membenarkan bahwa dirinya mengelola exavator tersebut yang diperolehnya dari Tandi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes. “Saya terima alat berat itu sejak Oktober 2016”.   

Lebih lanjut Santo mengatakan bahwa Pak Tandi menawarkan alat berat itu pada dirinya untuk dipergunakan untuk memperbaiki tambah yang menyewa exavator itu. Santo mengaku tidak tahu bahwa alat itu milik Kelompok Muncul Jaya, yang dia tahu alat itu milik Dinas Perikanan Brebes.

Tandi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, ketika dikonfirmasi  kenapa exavator itu diberikan kepada Santo bukanya kepada Pokdakan Muncul Jaya, Menjawab bahwa hal itu dilakukan atas ijin dan sepengetahuan dari  Ir. ARIK HARI WIBOWO, M.Si, Direktur Kawasan DAN KESEHATAN IKAN Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.  (Dade)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman