“ Di era transformasi digital, layanan informasi menjadi tulang punggung bagi organisasi, baik lembaga pemerintah, swasta, maupun nirlaba. Informasi bukan lagi sekadar data, tetapi aset strategis yang menentukan kualitas pengambilan keputusan, daya saing, dan kepercayaan publik. Oleh karena itu, pengelolaan layanan informasi memerlukan pendekatan manajemen strategis agar mampu beradaptasi dengan dinamika teknologi, regulasi, dan kebutuhan Masyarakat “, ujar Praktisi Manajemen Strategis Dede Farhan Aulawi di Bandung, Kamis (26/2).
Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi praktisi mengajar di Prodi Perpusinfo Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Acara dibuka langsung oleh Kepala Prodi Perpusinfo Dr. Linda Setiawati, M.Pd, dan juga dihadiri 2 orang dosen pengampu mata kuliah terkait. Menurutnya, manajemen strategis layanan informasi adalah proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi kebijakan serta sistem layanan informasi secara terarah untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan bahwa manajemen strategis merupakan serangkaian keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja jangka panjang organisasi. Konsep ini berkembang dari pemikiran para ahli seperti Michael E. Porter dengan teori keunggulan kompetitif dan analisis Five Forces, serta Fred R. David yang menekankan tahapan formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi.
Dalam konteks layanan informasi, manajemen strategis mencakup Analisis Lingkungan (Internal dan Eksternal), Perumusan Strategi Layanan Informasi, Implementasi Strategi, dan Evaluasi serta Pengendalian Kinerja. Layanan informasi adalah kegiatan penyediaan, pengolahan, penyimpanan, dan distribusi informasi kepada pengguna sesuai kebutuhan mereka. Contohnya meliputi Layanan perpustakaan digital, Sistem informasi manajemen, Portal keterbukaan informasi public, dan Layanan data berbasis aplikasi.
Dalam sektor publik Indonesia, layanan informasi erat kaitannya dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan keterbukaan informasi. Adapun Tahapan Manajemen Strategis Layanan Informasi, Adalah :
1. Analisis Lingkungan Strategis. Analisis dilakukan dengan pendekatan seperti :
- Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)
- Analisis PESTEL (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Lingkungan, Legal)
- Analisis Five Forces dari Michael E. Porter
2. Perumusan Strategi meliputi :
- Penetapan visi dan misi layanan informasi
- Penentuan tujuan jangka pendek dan jangka Panjang
- Penyusunan kebijakan teknologi informasi
- Perencanaan anggaran dan sumber daya
3. Implementasi Strategi. Tahap ini merupakan proses menerjemahkan rencana ke dalam tindakan nyata, meliputi :
- Pengembangan sistem informasi
- Pelatihan SDM
- Penyusunan SOP layanan
- Penguatan tata kelola data
Implementasi membutuhkan kepemimpinan yang kuat, komunikasi efektif, serta budaya organisasi yang mendukung inovasi.
4. Evaluasi dan Pengendalian. Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas strategi. Salah satu metode yang sering digunakan adalah Balanced Scorecard yang diperkenalkan oleh Robert S. Kaplan dan David P. Norton. Empat perspektif dalam evaluasi layanan informasi :
- Perspektif Keuangan
- Perspektif Pelanggan
- Perspektif Proses Internal
- Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan
Indikator kinerja layanan informasi dapat berupa :
- Kecepatan respon layanan
- Tingkat kepuasan pengguna
- Tingkat keamanan data
- Efisiensi biaya operasional
Integrasi teknologi seperti Artificial Intelligence dan Big Data juga menjadi bagian penting dalam strategi masa depan layanan informasi.
“ Jadi, di era digital saat ini, layanan informasi bukan hanya fungsi administratif, melainkan instrumen strategis untuk membangun kepercayaan publik, meningkatkan daya saing organisasi, serta menciptakan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, organisasi yang mampu mengelola layanan informasinya secara strategis akan memiliki keunggulan dalam menghadapi tantangan masa depan “, pungkasnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar