Bregasnews.com (Tegal) – Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri rapat koordinasi penanganan bencana alam di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (4/2/2026) siang. Kegiatan tersebut berlangsung di Posko Pengungsian rumah warga atas nama Kamal, Dukuh Pengasinan, Desa Padasari.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dan dihadiri unsur Forkopimda, DPRD Provinsi Jawa Tengah, PMI Provinsi Jawa Tengah, TNI, OPD Kabupaten Tegal, Forkopimcam Jatinegara, serta Pemerintah Desa Padasari.
Dalam penyampaiannya, Bupati Tegal menegaskan pentingnya langkah pengungsian warga ke lokasi yang lebih aman demi keselamatan bersama. Disampaikan pula bahwa ratusan warga telah diungsikan dan penanganan bencana perlu dilakukan secara lebih terkoordinasi, efektif, dan efisien, termasuk rencana penyediaan hunian sementara di lokasi yang dinyatakan aman.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., dalam arahannya menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala agar seluruh perkembangan situasi dapat dipertanggungjawabkan kepada pimpinan. Kapolres juga menegaskan perlunya pemantauan intensif terhadap kelayakan wilayah terdampak serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bersedia berpindah ke tempat yang lebih aman demi keselamatan jiwa.
Selain itu, Kapolres Tegal mengingatkan agar pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, khususnya makanan, air bersih, dan layanan kesehatan, mendapat perhatian serius. Evaluasi penanganan diminta dilakukan setiap hari serta penyampaian informasi kepada media harus dilakukan secara satu pintu agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di masyarakat.
Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Tegal menyampaikan bahwa data pengungsi masih bersifat dinamis dan dapur umum terus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga. Dinas Kesehatan juga telah menyiagakan tenaga kesehatan selama 1x24 jam di lokasi pengungsian serta siap melakukan rujukan ke rumah sakit terdekat apabila diperlukan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal menjelaskan bahwa wilayah terdampak mencakup beberapa dukuh, dengan ratusan warga direlokasi ke sejumlah titik pengungsian. PMI Provinsi Jawa Tengah turut menyampaikan kesiapan dukungan sumber daya manusia, penambahan dapur umum, serta pentingnya jaminan keamanan di lokasi terdampak agar pengungsi merasa aman dan tenang.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh instansi terkait dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam penanganan bencana secara terpadu, terukur, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.(gus)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar