Bregasnews.com – Sejumlah perangkat desa di Kabupaten Brebes mulai menyuarakan keresahan terkait belum cairnya sejumlah pos anggaran krusial untuk Tahun Anggaran 2026. Ketidakpastian finansial ini diperparah dengan dugaan ketidakteraturan administratif terkait pengelolaan hasil sewa tanah bengkok yang tidak masuk ke kas desa.
Berdasarkan keterangan dari staf Seksi Pemerintahan Desa Cibendung, Nano, keterlambatan ini berdampak langsung pada operasional akar rumput dan kesejahteraan perangkat desa.
Hingga saat ini, beberapa poin anggaran yang belum dikucurkan adalah Dana Operasional RT dan RW, Para pengurus kewilayahan melaporkan belum menerima hak operasional mereka. Penghasilan Tetap (Siltap) Gaji rutin perangkat desa masih tertahan.
Tunjangan Hari Raya (THR) Dana tunjangan jelang hari raya yang sangat dinantikan pun belum menemui titik terang.
"Informasi ini kami dapat langsung dari keluhan para ketua RT di lapangan. Selain operasional, THR dan Siltap kami juga masih tertahan, yang tentu menambah beban finansial di tingkat desa," ujar Nano, Senin (30/3).
Selain keterlambatan honor, Nano menyoroti masalah internal terkait tata kelola aset desa. Ia mengungkapkan adanya ketidakjelasan mengenai aliran dana hasil sewa tanah bengkok dari tahun 2024 hingga 2026 yang seharusnya menjadi bagian dari Pendapatan Asli Desa (PADes).
Sesuai regulasi, seluruh hasil penyewaan aset desa wajib tercatat secara resmi dalam APBDes dan masuk ke kas desa. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya.
Dana sewa bengkok dari tahun 2024 dinilai "tidak jelas rimbanya" secara administratif.
"Kami mempertanyakan kemana larinya uang hasil sewa tanah bengkok tersebut. Sebagai bagian dari perangkat desa, saya memiliki kewajiban moral agar tata kelola keuangan desa dilakukan secara transparan. Hingga kini, dana tersebut belum masuk ke kas desa," tegas Nano.
Minimnya Kejelasan dari Pihak Desa
Upaya untuk mendapatkan klarifikasi telah dilakukan oleh perwakilan perangkat desa dengan menanyakan langsung kepada Sekretaris Desa (Sekdes). Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan jelas mengenai hambatan spesifik atau alasan di balik keterlambatan dan ketidakteraturan dana tersebut.
Sementara, Sapta Sekretaris Desa Cibendung saat dikonfirmasi pada hari Selasa (30/3) mengatakan dana honor RT/RW, Siltap baru masuk ke rekening desa dan akan segera disalurkan ke para pihak. " ya kemarin kan libur, ini dana baru masuk, hari ini akan dicairkan" pungkasnya.***







Tidak ada komentar:
Posting Komentar