Bregasnews.com – Potret buram kembali terjadi di Kabupaten Brebes. Ibu Tokhiyah (62), seorang janda tua yang sehari-hari bertahan hidup sebagai buruh tani, dilaporkan sama sekali belum pernah tersentuh bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah. Tidak hanya itu, di usia senjanya, ia bahkan harus terseok-seok membayar iuran BPJS Kesehatan secara mandiri.
Warga Desa Klampis RT 04 / RW 12, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes ini mengeluhkan kondisinya yang luput dari perhatian pemerintah daerah maupun pusat. Kepada awak media pada Jumat (29/5/2026), Tokhiyah mengaku sudah selama tiga tahun terakhir ini terpaksa membayar premi BPJS Kesehatan dari kantongnya sendiri demi jaminan kesehatan.
"Saya kerja sehari-hari cuma jadi buruh tani, tapi sudah tiga tahun ini apa-apa harus bayar BPJS sendiri secara mandiri," keluh Tokhiyah dengan nada lirih.
Berdasarkan keterangannya, pihak Pemerintah Desa Klampis hingga saat ini belum pernah mendaftarkan atau memasukkan namanya sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun program bantuan sosial sejenisnya.
Kondisi ini diperparah dengan tidak terdaftarnya Tokhiyah dalam kepesertaan BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran), baik yang anggarannya bersumber dari Pemerintah Daerah (Pemda) Brebes maupun Kementerian Sosial.
"Nama saya sama sekali tidak dimasukkan (ke BPJS PBI). Padahal saya sangat berharap jaminan kesehatan saya bisa dibayari pemerintah," tambahnya.
Sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu dan fisik yang mulai melemah, uang sebesar Rp80.000 per bulan untuk membayar iuran BPJS Mandiri dirasa sangat mencekik kelangsungan hidupnya.
Di usia yang sudah menginjak 62 tahun, Ibu Tokhiyah sangat berharap ada keadilan sosial bagi dirinya. Ia mengetuk pintu hati Pemerintah Desa Klampis, Dinas Sosial Kabupaten Brebes, hingga Kementerian Sosial agar segera melakukan verifikasi faktual di lapangan.
Ia berharap namanya bisa segera dimasukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar berhak menerima bantuan PKH serta pengalihan kepesertaan BPJS Mandiri menjadi BPJS PBI (gratis).
Reporter : Teguh
Editor : Tris

Tidak ada komentar:
Posting Komentar