​Lagi, Kustoro Wihanjayanto Terima Penghargaan Literasi.Prestasi Berkelanjutan di Bidang Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat - bregasnews.com - Penyalur Suara Publik

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

22 Juli 2026

​Lagi, Kustoro Wihanjayanto Terima Penghargaan Literasi.Prestasi Berkelanjutan di Bidang Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

​Bregasnews.com — Bertempat di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Brebes, Kustoro Wihanjayanto kembali menerima penghargaan bergengsi atas dedikasinya di bidang literasi dan pendidikan.

​Ternyata semesta memang merekam apa yang kita lakukan. Belum usai satu bulan Kustoro Wihanjayanto atau yang sering dipanggil Kustoro WHY menerima penghargaan dari Perpustakaan Nasional RI sebagai Tokoh Literasi Brebes, kini apresiasi kembali menghampirinya.

​Pada hari Minggu, 19 Juli 2026, bertempat di Kantor DPC PKB Kabupaten Brebes, Kustoro WHY menerima penghargaan dalam rangkaian acara Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28 Tahun 2026 yang mengusung tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi".

​Rangkaian acara Harlah Ke-28 PKB diisi dengan doa bersama pengurus serta dilanjutkan dengan pemberian penghargaan bagi para tokoh masyarakat yang telah nyata memberikan kontribusi secara terus-menerus dari berbagai bidang, di antaranya Bidang Pendidikan, Sosial, Pemuda, dan Kemasyarakatan.

​Penghargaan tersebut diberikan kepada berbagai elemen pengabdi masyarakat, mulai dari penggali kubur, guru swasta, marbot masjid/musholla, supir ambulans, relawan bencana, pemuda inspiratif, hingga penggiat literasi.

​Dalam sambutannya, Musaffa, Lc (akrab disapa Gus Saffa') menyampaikan:
​"PKB memberikan perhatian dan penghargaan bagi tokoh masyarakat di Brebes yang memberikan kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Brebes. Tentu ini belum memuaskan semua pihak, tapi kita telah memulai," ujarnya.

​Kustoro WHY, yang selama ini konsisten bergerak di bidang pendidikan di berbagai daerah di Indonesia, rekam jejak pengabdiannya telah diakui sejak lama. Tercatat 14 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2012, ia juga pernah menerima penghargaan dari tokoh adat Papua. 

Penghargaan berupa piring adat atau yang dikenal dengan nama Piring Gantung diberikan kepadanya karena dinilai memberikan kontribusi pemikiran terhadap pendidikan bagi masyarakat adat di Pulau Nusmampi, Manokwari, Papua Barat. Hal ini membuktikan bahwa fokus dan konsistensi Kustoro di bidang pendidikan diakui bukan hanya oleh pemerintah, melainkan juga oleh masyarakat adat secara luas di berbagai daerah di nusantara.
​Dalam tanggapannya seusai menerima penghargaan, Kustoro WHY mengutip semangat para Founding Fathers Bangsa Indonesia:
​"Founding Father Bangsa Indonesia telah memberikan kisi-kisi supaya Indonesia berjaya. Dalam Syair Indonesia Raya telah ditulis: 'Bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia Raya'. Artinya, untuk membangun Indonesia supaya jaya maka harus dibangun dari jiwanya dulu, mentalnya, atau pendidikannya dulu, selanjutnya membangun badannya atau fisiknya. Nah, barulah Indonesia Raya atau Jaya," ungkap Kustoro WHY.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman