​RSUD Brebes Edukasi Ibu Hamil: Kenali Tanda-Tanda Persalinan dan Pentingnya Konsultasi Obat - bregasnews.com - Penyalur Suara Publik

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

11 Agustus 2026

​RSUD Brebes Edukasi Ibu Hamil: Kenali Tanda-Tanda Persalinan dan Pentingnya Konsultasi Obat

​Bregasnews.com — RSUD Brebes menggelar kegiatan sosial berupa pemberian santunan dan penyaluran program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) di halaman RSUD Brebes, Selasa (11/08/2026). Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Brebes, Paramita Widya Kusuma, S.E., M.M., dan Direktur RSUD Brebes, drg. Adhi Supriadi, ini juga diisi dengan sesi edukasi kesehatan interaktif bagi para ibu hamil.

​Sesi tanya jawab yang dipandu oleh dr. Nadhifa Riza Farahiyah menjadi sorotan utama ketika sejumlah ibu hamil antusias berkonsultasi seputar kehamilan, termasuk cara membedakan kontraksi asli dan palsu agar tidak panik serta dapat mengambil langkah medis yang tepat.

​Dalam pemaparannya, dr. Nadhifa menjelaskan bahwa terdapat beberapa tanda utama ketika kontraksi persalinan yang asli mulai datang:
​Nyeri Menjalar: Rasa sakit bermula dari bagian pinggang dan menjalar ke perut bagian bawah menyerupai kram hebat.
​Jarak Kontraksi Semakin Pendek: Awalnya terjadi secara berkala setiap 30 menit, lalu berangsur-angsur menjadi semakin sering hingga berjarak 5 sampai 10 menit sekali.

​Durasi Semakin Lama dan Intens: Setiap gelombang kontraksi berlangsung antara 30 hingga 70 detik dengan intensitas rasa sakit yang kian menguat.

​Tidak Hilang Saat Istirahat: Rasa nyeri tidak mereda meski ibu mencoba berbaring atau mandi dengan air hangat.

​Keluar Lendir Bercampur Darah (Bloody Show): Menjadi indikasi awal terjadinya pembukaan serviks dan tanda bahwa proses persalinan sudah semakin dekat.

​"Kalau tanda-tanda mau melahirkan tersebut sudah dirasakan, ibu hamil harus segera dibawa ke IGD rumah sakit atau memeriksakan diri ke dokter untuk persiapan proses persalinan," pesan dr. Nadhifa.

​Selain membahas tanda-tanda persalinan, sesi interaktif juga mencakup konsultasi keluhan kesehatan ringan. Salah seorang ibu hamil bernama Munaroh, yang berasal dari wilayah Kalimati, menanyakan keluhan batuk yang dialaminya hingga memicu sakit yang hebat pada bagian perut.

​Menanggapi hal tersebut, dr. Nadhifa mengingatkan agar ibu hamil senantiasa berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan. Setiap obat yang diminum harus berdasarkan resep dokter atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan bidan dan perawat pendamping.

​"Apa pun yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan berpengaruh terhadap kondisi tubuh, termasuk pada plasenta tempat janin berada," tegasnya.

​Melalui kegiatan CSR dan edukasi ini, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama manajemen RSUD Brebes berharap kesadaran kesehatan ibu dan anak di wilayah Brebes semakin meningkat, sehingga angka risiko persalinan dapat ditekan secara optimal.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman