Bregasnews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos). Pemeriksaan berlangsung di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Brebes pada Rabu, 9 September 2026.
Sejumlah pihak yang dipanggil meliputi unsur mantan pejabat Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Brebes serta tenaga penggerak Program Keluarga Harapan (PKH). Dua mantan pejabat Dinsos yang hadir adalah Masfuri selaku Kepala Dinsos Brebes tahun 2020 dan Hasan Basri selaku Kepala Bidang Bansos Dinsos Brebes tahun 2020.
Selain itu, pemeriksaan turut melibatkan unsur pengelola PKH wilayah Brebes, yakni Fatah El Zaman selaku Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH tahun 2020, dua koordinator kecamatan yaitu Hendrik Maulana dan Agus Dwi P, serta 12 orang pendamping PKH.
Mantan Kepala Dinsos Brebes, Masfuri, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Ia menyampaikan bahwa dirinya dimintai keterangan seputar pelaksanaan program bantuan beras Covid-19.
"Ditanya soal pelaksana program bantuan beras Covid-19. Saya mendampingi korkab PKH," ujar Masfuri, Rabu (9/9/2026).
Masfuri menambahkan, pemeriksaan pada hari itu berfokus pada unsur Dinsos dan petugas PKH. Dirinya mengaku tidak melihat kehadiran pihak Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah yang sempat dikabarkan turut menjalani pemeriksaan di lokasi yang sama. "Cuma dari Dinsos dan PKH. Tidak melihat pemeriksaan dari pihak Bulog," imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator PKH Kabupaten Brebes, Hendrik Maulana, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan berlangsung relatif singkat, yakni sekitar 90 menit mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB menjelang waktu zuhur.
"Mulai masuk jam 10.00, terus menjelang dhuhur sekitar 11.30 sudah boleh pulang," terang Hendrik.***





Tidak ada komentar:
Posting Komentar