Bregasnews.com – Personel Polsek Bantarkawung bersama petugas Perhutani dan masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan hutan Perhutani Petak 53J.12,6, Dukuh Secang, Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jumat (2/10/2026) malam.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 23.30 WIB setelah anggota Polsek Bantarkawung menerima laporan dari warga terkait adanya kebakaran hutan di wilayah Desa Terlaya. Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga personel Polsek Bantarkawung yang dipimpin KSPKT I Aiptu Agus Tri bersama Kanit Binmas Aiptu Aris Wahyudi dan Briptu Isnaenur Hakim langsung mendatangi lokasi.
Setibanya di lokasi, petugas bersama masyarakat dan petugas Perhutani berupaya memadamkan api secara manual dengan menggunakan peralatan seadanya serta air yang tersedia dari masyarakat sekitar.
Kebakaran terjadi pada lahan Perhutani dengan luas sekitar 0,02 hektare. Area tersebut terdapat vegetasi berupa pohon pinus dan alang-alang yang dalam kondisi kering, sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api.
Berkat respons cepat dan kerja sama antara Polri, Perhutani serta masyarakat, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 30 menit, sehingga tidak meluas ke area hutan lainnya.
Kapolsek Bantarkawung Iptu Dwi Utomo, S.H. saat memberikan keterangan pada Sabtu (3/10/2026), mengatakan bahwa pihaknya bersama unsur terkait langsung melakukan pemadaman begitu menerima laporan adanya kebakaran.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi dan bersama petugas Perhutani serta masyarakat melakukan pemadaman secara manual. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan kurang lebih dalam waktu 30 menit sehingga tidak meluas,” ujar Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, setelah api berhasil dipadamkan, personel tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, mengingat masih terdapat material dan vegetasi kering yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas pembakaran lainnya di sekitar kawasan hutan, karena kondisi vegetasi yang kering dapat membuat api cepat merambat dan menimbulkan kebakaran yang lebih luas,” imbuhnya.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Kepolisian bersama petugas Perhutani juga terus mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga kawasan hutan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Polri terus mengedepankan respons cepat dan sinergi bersama Perhutani serta masyarakat dalam upaya mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi vegetasi yang mudah terbakar.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar