Peranan Kawasan Industri Brebes dalam Peningkatan Perekonomian Masyarakat - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 18 Maret 2022

Peranan Kawasan Industri Brebes dalam Peningkatan Perekonomian Masyarakat

  


Bregasnews.com - Pertumbuhan ekonomi memiliki peranan dalam pada perekonomian negara dalam kurun waktu tertentu guna menuju keadaan ekonomi yang lebih baik. Dalam peningkatkan pertumbuhan ekonomi, sektor industri menjadi salah satu sektor yang berperan sangat penting dalam perekonomian secara global. Dengan hadirnya pembangunan kawasan industri diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah setempat yang berdampak pada peningkatan perekonomian nasional, hal ini merujuk pada peraturan Presiden No. 79 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo - WonosoboMagelang-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang. Kabupaten Brebes dipilih menjadi Kawasan Industri Brebes (KIB).


Kabupaten Brebes merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah yang memiliki lokasi strategis dengan lintang pantai utara hal ini mempermudah dalam sarana transportasi seperti tol trans jawa, serta pelabuhan tegal dan cirebon. Pemerintahan Kabupaten Brebes telah menyiapkan lahan 3.976 hektar sebagai kawasan industri yang berada di tiga kecamatan yang meliputi Bulakamba, Tanjung, dan Losari. Kawasan Industri Brebes ditargetkan terdiri dari beberapa klister yang terdiri dari kawasan industri, tekstil dan produk tekstil, kulit dan alas kaki, makanan dan minuman, industri mebel, farmasi dan alat kesehatan. 


Tujuan adanya Kawasan Industri Brebes ini diharapkan dapat menjadikan Kabupaten Brebes sebagai kawasan industri baru yang akan mendorong pertumbuhan investasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan. Keuntungan pengembangan Kawasan Industri Brebes ini diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, maka secara bersamaan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun faktanya, angka pengangguran di Brebes setiap tahun selalu meningkat. Menurut Badan Pusat Statistika (BPS) Kabupaten Brebes, pada tahun 2021 angka pengangguran di Brebes mencapai 9,78%. Brebes, hal ini menjadikan kabupaten Brebes sebagai kabupaten dengan jumlah pengangguran tertinggi di Jawa Tengah. 


Keuntungan adanya Kawasan Industri Brebes yaitu mengurangi arus urbanisasi. Namun faktanya, banyak masyarakat yang melakukan urbanisasi karena ditempat tinggal sendiri kekurangan lapangan pekerjaan sehingga masyarakat menargetkan kota lain sebagai tempat mencari kerja. Selain itu, kabupaten Brebes menjadi salah satu daerah dengan angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Tengah. Sebanyak 187.000 warga berpenghasilan Rp 11.300 per hari dan menempati rumah tidak layak huni. Penyebab angka kemiskinan di Brebes salah satunya karena angka pengangguran yang tinggi. Kabupaten Brebes menjadi daerah dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terendah di Jawa Tengah. Menurut Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Baperlitbangda) Brebes , Edy Kusmartono, mengungkapkan penyebab IPM di Brebes rendah salah satunya adalah dari sektor pendidikan yang tidak mencapai target antara lain adalah harapan lama sekolah. Menurut Edy, sektor pendidikan sangat berpengaruh pada penilaian IPM. Kesadaran membaca dikalangan masyarakat masih sangat rendah. Hal ini ditandai dengan kondisi IPM (Indek Pembangunan Manusia) Selama pandemi covid-19, pembangunan kawasan industri Brebes mandek. Selain karena pandemi, pembangunan dikawasan itu stagnan karena pemerintah pusat fokus menggenjot pembangunan kawasan industri Batang.


Penulis: Muhimatul Khaerunisa

Editor: Mishbahul Anam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman