Bregasnews.com – Curah hujan yang tinggi menyebabkan volume air di Sungai Babakan meningkat drastis, hingga akhirnya meluap dan menggenangi enam desa di wilayah Kecamatan Ketanggungan pada hari Rabu, 25 Maret 2026.
Telah terjadi bencana banjir akibat limpasan air Sungai Babakan. Air meluap ke permukiman warga setelah peningkatan debit air yang signifikan akibat intensitas hujan yang tinggi. Laporan pada Bendung Cisadap tercatat TMA mencapai 5,50 M.
Banjir ini berdampak pada warga di enam desa di Kecamatan Ketanggungan, yaitu Desa Karangmalang, Desa Ketanggungan, Desa Cikeusal Lor, Desa Padakaton, Desa Dukuhturi, dan Desa Buara. Ratusan Kepala Keluarga (KK) dan rumah di desa-desa tersebut terendam banjir.
Berikut adalah rincian dampak di beberapa desa:
Desa Karangmalang: Air mulai menggenangi permukiman dengan ketinggian 30-60 cm.
Desa Padakaton: Ketinggian air 30-50 cm. Daerah terdampak meliputi RT 1 RW 1 (250 KK) dan RT 2 RW 1 (270 KK).
Desa Ketanggungan: Ketinggian air 30-50 cm. Menggenangi wilayah RT 1 RW 4 (300 KK), RT 2 RW 4 (210 KK), RT 3 RW 4 (190 KK), dan RT 4 RW 4 (280 KK).
Desa Buara: Ketinggian air 45 cm. Terdampak di RW 1 (158 rumah), RW 2 (120 rumah), RW 3 (100 rumah), RW 5 (30 rumah), dan RW 7 (160 rumah). Tercatat pula 13 ekor kambing milik warga hanyut terbawa arus.
Desa Cikeusal Lor: Ketinggian air 50 cm, namun sudah bisa dilewati kendaraan.
Banjir mulai menggenangi permukiman di mayoritas desa terdampak sekitar pukul 22.00 WIB pada hari Rabu, 25 Maret 2026.
Kejadian bencana banjir akibat limpasan Sungai Babakan ini melanda enam desa di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Banjir dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi di wilayah sekitarnya, yang menyebabkan volume air di Sungai Babakan meningkat pesat dan akhirnya melampaui kapasitas sungai, sehingga air meluap ke permukiman warga.
Tim PMI Kabupaten Brebes telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemantauan dan asesmen awal. Koordinasi terus dilakukan dengan BPBD, BAZNAS, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa terdampak. Laporan situasi juga telah disampaikan ke posko Induk PMI Kabupaten Brebes untuk penanganan lebih lanjut.
Kebutuhan Mendesak:
Mengingat dapur warga banyak yang terendam dan kondisi cuaca yang masih rawan, warga terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan berupa:
Makanan siap saji, Selimut, Matras/tikar.
PMI Kabupaten Brebes akan terus memantau situasi dan berupaya memberikan bantuan yang diperlukan bagi warga terdampak. "Kami mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi potensi bencana banjir susulan dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang".







Tidak ada komentar:
Posting Komentar