Bregasnews.com – Aliansi Mahasiswa Brebes menggelar aksi demonstrasi damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah. Aksi yang berlangsung tertib ini menyoroti sejumlah permasalahan krusial, baik di tingkat nasional maupun daerah, yang dirasa mendesak untuk segera ditangani.
Dalam keterangannya, perwakilan aksi, Muhammad, menyatakan bahwa pihaknya membawa 10 poin tuntutan yang disusun berdasarkan keresahan warga. Poin-poin tersebut mencakup isu-isu nasional serta persoalan spesifik di daerah, termasuk permasalahan lingkungan di wilayah pesisir dan wilayah selatan, seperti pengalihan fungsi hutan lindung menjadi hutan produksi.
“Kami membawa beberapa poin tuntutan yang kemudian kami sampaikan dan layangkan kepada pemerintah. Alhamdulillah, tanggapan dari pihak Bupati maupun perangkat daerah lainnya sangat baik. Namun, kami akan tetap melakukan pengawalan selama tujuh hari ke depan terkait poin-poin yang telah disepakati,” ujar Muhammad di lokasi aksi. Senin (22/6).
Aksi ini tampak berjalan dengan kondusif, di mana para mahasiswa duduk bersama pihak aparat dan pemerintah daerah untuk berdialog.
Menanggapi tuntutan tersebut, pihak pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan tindak lanjut dan memberikan langkah konkret. Mahasiswa menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan dan melakukan audiensi lebih lanjut guna memastikan tuntutan mereka, khususnya mengenai perlindungan hutan, benar-benar terealisasi.
Aksi yang berlangsung di alun-alun Brebes ini ditutup dengan pernyataan bahwa mahasiswa akan terus mengawal janji pemerintah dalam tujuh hari kedepan sebagai bentuk pengawasan terhadap kebijakan daerah.***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar