Bregasnews.com - Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada 31 Mei 2026 lalu yang diselenggarakan oleh mahasiswa Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka atas dukungan pendanaan dari LPPM Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Universitas Terbuka (UT) tidak hanya menjadi sarana edukasi kesehatan berbasis herbal, tetapi juga menjadi ajang pengenalan Universitas Terbuka kepada masyarakat dan calon mahasiswa.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada SMA Al Azhar di bawah naungan Ponpes Darussalam Behji Surabaya, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Terbuka Surabaya turut berpartisipasi memberikan sosialisasi mengenai sistem pembelajaran di Universitas Terbuka yang fleksibel, terbuka untuk berbagai kalangan, dan dapat diakses dari berbagai daerah tanpa harus meninggalkan aktivitas utama.
Perwakilan Ormawa Universitas Terbuka Surabaya,
Dede Aldi Dewanata, menyampaikan bahwa UT memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan sistem belajar yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa. "Kami ingin memperkenalkan bahwa kuliah di Universitas Terbuka memberikan fleksibilitas waktu belajar tanpa mengurangi kualitas pendidikan. Selain itu, mahasiswa juga tetap dapat mengembangkan diri melalui berbagai organisasi dan kegiatan kemahasiswaan," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Henny Qurota’Ayun selaku Koordinator Bidang Kesejahteraan dan Pengabdian kepada Masyarakat Ormawa UT Surabaya menjelaskan bahwa mahasiswa UT tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Terbuka mampu berkontribusi secara nyata melalui berbagai kegiatan pengabdian, kewirausahaan, kepemimpinan, dan organisasi kemahasiswaan," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan program pengembangan diri yang tersedia di Universitas Terbuka sehingga mereka memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai kehidupan kemahasiswaan di UT Universitas Terbuka Surabaya.
Ditemui secara , Sekretaris Ormawa Universitas Terbuka Surabaya, Muhammad Habib Alwi Fahruddin, menambahkan bahwa keikutsertaan dalam UKM dan organisasi menjadi sarana penting dalam membangun soft skills mahasiswa. "Kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen waktu sering kali terbentuk melalui pengalaman berorganisasi.
Oleh karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk aktif tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam kegiatan kemahasiswaan," ujarnya. Sementara itu, Bendahara Ormawa Universitas Terbuka Surabaya, Milan Rosa Aprilia, menyampaikan bahwa UKM dan organisasi mahasiswa dapat menjadi tempat belajar yang menyenangkan sekaligus produktif.
"Mahasiswa dapat memperluas relasi, menambah pengalaman, mengembangkan potensi diri, dan berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai program yang dijalankan oleh UKM maupun Ormawa," tuturnya disambut anggukan tanda setuju Muhammad Mas Davit Herman Rudiyansah selaku Ketua Umum Ormawa Universitas Terbuka Surabaya,
Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh gambaran bahwa menjadi mahasiswa Universitas Terbuka tidak hanya berarti belajar secara mandiri, tetapi juga memiliki kesempatan untuk aktif berorganisasi, mengembangkan potensi diri, memperluas jejaring, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai program kemahasiswaan yang tersedia.***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar