SMPN 2 Ketanggungan Tegaskan Bebas SPP dan Bebaskan Pembelian Seragam OSIS-Pramuka di Luar - bregasnews.com - Penyalur Suara Publik

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

6 Agustus 2026

SMPN 2 Ketanggungan Tegaskan Bebas SPP dan Bebaskan Pembelian Seragam OSIS-Pramuka di Luar

​Bregasnews.com — Pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Ketanggungan, Kabupaten Brebes, menegaskan bahwa sekolahnya telah menggratiskan iuran SPP atau uang komite bagi seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 selama beberapa tahun terakhir. 

Selain itu, pihak sekolah juga memberikan kebebasan penuh bagi orang tua siswa untuk membeli seragam OSIS dan Pramuka di luar sekolah.
​Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Kurikulum SMPN 2 Ketanggungan, Umar, S.Pd., mewakili Kepala Sekolah Agus Puji Setiono, S.Pd., pada Rabu (5/8/2026).

​Umar menjelaskan bahwa untuk pengadaan seragam batik dan olahraga, pihak sekolah hanya menyediakannya melalui koperasi atau toko yang telah bekerja sama. Namun, ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak ikut campur dalam penentuan harga barang tersebut.

​"Baju batik dan olahraga hanya disediakan di toko atau koperasi, mengenai harga yang tahu tokonya bukan saya," jelas Umar.

​Sementara itu, untuk kebutuhan seragam utama seperti baju OSIS dan Pramuka, pihak sekolah memastikan tidak ada unsur paksaan. Siswa maupun orang tua dibebaskan untuk membelinya di luar sekolah di mana saja sesuai dengan kemampuan.

​Terkait informasi yang beredar di kalangan masyarakat yang menyebutkan harga satu setel pakaian batik dan olahraga putri mencapai Rp680.000, pihak sekolah secara tegas membantahnya.

​“Itu tidak benar, dan siapa orangnya, atau siswa mana yang menyampaikan itu?” ujar Umar menanggapi isu tersebut dengan nada tanya.

​​Di sisi lain, berdasarkan penuturan sejumlah siswa kelas 9 kepada awak media, terdapat informasi yang berbeda. Beberapa siswa mengaku bahwa mereka masih diminta untuk membayar uang komite sekolah berkisar antara Rp53.000 hingga Rp55.000 setiap bulannya.

​Pihak sekolah diharapkan dapat terus membangun komunikasi yang transparan dengan para wali murid guna menghindari kesalahpahaman terkait iuran dan biaya atribut sekolah di masa mendatang.
(Teguh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman