​Truk Bermuatan 25 Ton Gandum Alami Rem Blong di Paguyangan, Tabrak Jalur Penyelamat, Tidak Ada Korban Jiwa - bregasnews.com - Penyalur Suara Publik

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

11 Agustus 2026

​Truk Bermuatan 25 Ton Gandum Alami Rem Blong di Paguyangan, Tabrak Jalur Penyelamat, Tidak Ada Korban Jiwa

​Bregasnews.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Nasional Paguyangan, tepatnya di area pertigaan jalan lingkar Bumiayu, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. 
Sebuah truk tronton bermuatan gandum menabrak tembok pembatas jalur penyelamat setelah diduga mengalami rem blong. Meski menyebabkan kerusakan material yang cukup parah, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

​Kendaraan yang terlibat adalah truk dengan nomor polisi A 8493 OQ yang dikemudikan oleh Taufik, warga Desa Jambu, Kecamatan Wangon. Truk tersebut sedang dalam perjalanan dari Cilacap menuju Cirebon, Jawa Barat, dengan membawa muatan gandum seberat kurang lebih 25 ton. ​Menurut keterangan sopir, Taufik, kendala pada sistem pengereman mulai dirasakan saat kendaraan melaju dari arah selatan.

​"Saat melaju dari arah selatan menuju utara membawa muatan gandum sekitar 25 ton dari Cilacap ke Cirebon, saya mulai merasakan tekanan udara rem berkurang perlahan. Diduga karena panas berlebih akibat beban muatan berat, lama-kelamaan rem sama sekali tidak berfungsi. Saya sudah berusaha menahan kendaraan, namun kecepatan tak lagi dapat dikendalikan hingga akhirnya menabrak tembok pembatas jalur penyelamat di pertigaan jalan lingkar Bumiayu," ujar Taufik.

​Akibat benturan keras tersebut, tembok beton pembatas jalur penyelamat yang terletak di depan Kantor Dinas Perhubungan Paguyangan mengalami kerusakan parah hingga roboh. Sebagian muatan gandum tumpah ke bahu jalan, sementara bagian depan truk mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

​Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Satlantas Polsek Bumiayu masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi kendaraan, membersihkan material yang tumpah ke jalan, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar. Petugas juga berupaya mengurai kerumunan warga di sekitar lokasi demi keselamatan bersama dan kelancaran proses evakuasi.

​Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi atau foto yang belum terkonfirmasi kebenarannya untuk menghindari kepanikan atau kesimpangsiuran informasi.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman