Proyek Betonisasi JUT Dana Desa Bulakamba Brebes Menuai Kritik Dari Warga - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 08 Juni 2024

Proyek Betonisasi JUT Dana Desa Bulakamba Brebes Menuai Kritik Dari Warga


Proyek Betonisasi JUT Dana Desa Bulakamba, kecamatan Bulakamba, kabupaten Brebes

Bregasnews.com – Proyek betonisasi Jalan Usaha Tani (JUT) sumber anggaran dari Dana Desa tahun 2024 desa Bulakamba, kecamatan Bulakamba, kabupaten Brebes tepatnya disamping SDN 02 Bulakamba dengan nilai anggaran Rp.120 juta dikritisi warga karena realisasinya tampak kurang bagus. 


Proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Warga yang menggunakan jalan tersebut menduga bahwa proyek tersebut tidak menggunakan material yang sesuai standar dan kurangnya semen dalam adukan cor, sehingga mengurangi mutu dan kualitas bangunan.


Hal tersebut dibenarkan oleh Andre Antonio, aktivis anti korupsi yang mengatakan pembangunan rabat beton jalan usaha tani yang baru selesai dikerjakan sudah mengalami pecah-pecah dan berdebu, selain itu di beberapa titik juga sudah mulai mengelupas, sehingga timbul batu krikilnya.


 “Kami, sangat menyayangkan buruknya kualitas proyek betonisasi yang baru selesai beberapa hari dikerjakan dengan anggaran Dana Desa tahun anggaran 2024 dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah ini,” ujar pria yang biasa di sapa Anton saat ditemui dikantornya, Selasa (05/06/2024). 


Anton berharap, agar pejabat yang berwenang di Pemerintah Kabupaten Brebes dapat mengusut dan menindak tegas Tim Pengelola Kegiatan (TPK) sebagai Pelaksana serta Kepala Desa sebagai Pengguna Anggaran Dana Desa Bulakamba tahun 2024.


 “Anggaran dana desa yang berasal dari uang rakyat seharusnya dilaksanakan dengan baik, tepat guna, dan maksimal tepat sasaran bagi masyarakat desa, tapi ini kok, seperti dikerjakan asal-asalan” tegasnya. 


Ia juga menekankan, bahwa seharusnya konsultan dan pendamping desa memahami kondisi lokasi proyek yang dibiayai Dana Desa, mengingat program pemerintah saat ini yang menjadi skala prioritas adalah ketahanan pangan. 


" Saya menduga ada unsur kecurangan dalam pelaksanaan pembangunan tersebut, demi meraup keuntungan yang besar sehingga mengabaikan mutu dan kualitasnya" ujarnya.


Sementara itu Kepala Desa Bulakamba Amin Kariri saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp mengatakan setelah ia memanggil TPK dan beberapa hari mengecek pekerjaan tersebut yang bisa dijelaskan sebelum pekerjaan di mulai kami sudah sosialisasi ke RT, RW, LPM, BPD dengan mengadakan Musdes agar semua ikut mengawasi dan TPK setiap hari ikut mengawasi dan pekerjaan menggunakan tenaga kerja dilingkungan tersebut. 


" Kualitas matrial menggunakan pasir Bumiayu, semen gresik ( belanja di Bumdesma) split ukuran 2x3, terkait komposisi matrial sudah sesuai ketentuan." Tulisnya.


Kades mengatakan, saat pekerjaan selesai di laksanakan sudah di monev oleh pihak kecamatan dan pendamping desa dan memberikan penilaian yang positif.


" Demikan yang bisa saya klarifikasi terkait pekerjaan tersebut dan alhamdulillah mayoritas msyarakat di lingkungan RT2/1, RT 4/2, RT 0/1 merasa puas dan berterimakasih" pungkasnya.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman