Bregasnews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat. Melalui Bidang Intelijen, Kejari Brebes menggelar program unggulan "Jaksa Menyapa" yang disiarkan langsung melalui Radio Singosari FM Brebes pada Kamis (9/4/2026).
Pada edisi kali ini, Kejari Brebes mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi terkini, yakni "Pengawasan Penggunaan Media Sosial pada Anak di Era Digital". Langkah ini diambil menyusul semakin tingginya intensitas interaksi anak-anak dengan perangkat gawai (gadget) dan berbagai platform daring dalam kehidupan sehari-hari.
Hadir sebagai narasumber, perwakilan Kejari Brebes, Erin Pradana, S.H. dan Rade Margaretha, S.H. Dalam pemaparannya, mereka menekankan bahwa pesatnya teknologi digital adalah pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan manfaat edukatif, namun di sisi lain menyimpan risiko besar jika tanpa pengawasan.
"Pengawasan ini bukan berarti membatasi secara berlebihan hingga mengekang kreativitas anak, namun lebih kepada upaya perlindungan. Kita ingin memastikan anak-anak tidak terpapar konten negatif, perundungan siber (cyber bullying), hingga potensi pelanggaran hukum di ruang digital yang dapat merugikan masa depan mereka," ujar narasumber dalam sesi talkshow tersebut.
Kejari Brebes menggarisbawahi bahwa tanggung jawab perlindungan anak di dunia maya tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak. Diperlukan sinergi yang kuat antara:
Orang Tua: Sebagai garda terdepan dalam mendampingi aktivitas daring anak.
Guru/Sekolah: Sebagai pemberi edukasi mengenai etika digital.
Lingkungan Masyarakat: Sebagai pengawas sosial.
Selain pengawasan fisik, masyarakat juga diimbau untuk terus meningkatkan literasi digital. Membangun komunikasi yang hangat dan terbuka dengan anak dinilai jauh lebih efektif agar mereka dapat menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan tahu kapan harus melapor jika menemui ancaman di internet.
Program "Jaksa Menyapa" merupakan wujud nyata pendekatan humanis Kejari Brebes dalam memberikan pemahaman hukum yang komunikatif dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan edukatif ini, Kejari Brebes berharap kesadaran publik akan pentingnya proteksi anak di dunia maya semakin meningkat. Harapan besarnya adalah terwujudnya generasi muda Kabupaten Brebes yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga aman dan berkarakter kuat di tengah kencangnya arus digitalisasi.***







Tidak ada komentar:
Posting Komentar