​Miris, Rumah Lansia di Lembarawa Brebes Doyong, Warga Berharap Bantuan Segera dari Pemerintah - bregasnews.com - Penyalur Suara Publik

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

15 September 2026

​Miris, Rumah Lansia di Lembarawa Brebes Doyong, Warga Berharap Bantuan Segera dari Pemerintah

​Bregasnews.com — Sebuah rumah milik warga lansia di RT 02 RW 03, Desa Lembarawa, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, kondisinya kian memprihatinkan dan terancam ambruk. Rumah tersebut dihuni oleh Ramlah, seorang janda sebatang kara kelahiran tahun 1955.

​Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa, 15 September 2026, bangunan rumah Ramlah terlihat sudah dalam posisi doyong atau miring secara keseluruhan. Dinding rumah yang terbuat dari campuran kayu lapuk dan seng bekas sudah tidak lagi kokoh. 
​Salah seorang warga Desa Lembarawa, Darussalam, mengungkapkan kekhawatiran mendalam dari warga setempat. Menurut Darussalam, kondisi rumah yang rapuh ini dikhawatirkan bisa roboh sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan penghuninya.

​"Kami sangat prihatin melihat kondisi rumah Ibu Ramlah. Bangunannya sudah sangat miring dan kayu-kayunya sudah banyak yang keropos. Warga takut kalau tiba-tiba roboh, apalagi kalau hujan deras dan angin kencang," ujar Darussalam.

​Diketahui, Ramlah harus bertahan hidup seorang diri di rumah tidak layak huni tersebut setelah suaminya meninggal dunia. Kondisi ekonominya yang terbatas membuatnya tidak mampu memperbaiki rumah tersebut.

​Mewakili rasa prihatin masyarakat sekitar, Darussalam meminta dan berharap kepada Bupati Brebes dan pihak terkait agar segera memberikan perhatian dan bantuan program bedah rumah bagi Ramlah. Intervensi cepat dari pemerintah daerah sangat diharapkan sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada hunian lansia tersebut.

​"Kami mohon kepada Ibu Bupati atau dinas terkait untuk segera membantu Ibu Ramlah. Beliau sudah tua dan hidup sendiri, kasihan kalau harus tinggal di rumah yang membahayakan seperti ini. Kami sangat berharap program bedah rumah bisa turun secepatnya," tambah Darussalam.

​Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu respon dari pemerintah desa maupun kabupaten untuk melakukan peninjauan dan pendataan agar bantuan dapat segera disalurkan.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman