Ustadz Hadi: Rumah Tahfidz, Bentengi Akhlak Remaja Dari Pengaruh Teknologi Dan Arus Informasi Medsos - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 20 November 2016

Ustadz Hadi: Rumah Tahfidz, Bentengi Akhlak Remaja Dari Pengaruh Teknologi Dan Arus Informasi Medsos





Bregasnews.com (Jatibarang) – Untuk mencetak generasi muda yang memiliki wawasan pengetahuan tentang pedoman hidup manusia yaitu Al-Qur’an, sehingga tidak akan tersesat dalam menjalankan hidupnya kelak, maka Minggu pagi (20/11/2016)  di Desa Jatibarang Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, diresmikanlah RUMAH TAHFIDZ dengan nama RUMAH TAHFIDZ SIRRUL QUR’AN. Rumah Tahfidz ini sebagai wadah untuk mencetak anak bisa memiliki hafalan Al-Qur’an, dimana Rumah Tahfidz ini berasal dari jaringan KH. Yusuf Mansur Jakarta.

Menurut Pengasuh RUMAH TAHFIDZ SIRRUL QUR’AN Ustadz Hadi Mulyanto, A.Ma., S.Pd.I.,M.Pd.I mengatakan berdirinya Rumah Tahfidz Sirrul Qur’an ini, agar anak-anak remaja di sekitar rumahnya bisa menyibukan diri terhadap Hafalan Al Qur’an sehingga mereka tidak membuang-buang waktu untuk bermain facebook, game, WA, IG, YM, Twitter, Pokemon, yang pada saat-saat sekarang ini, remaja mengkhawatirkan dengan pergaulannya, karena begitu dahsyatnya pengaruh teknologi dan arus informasi media sosial terkini ”.Urai Ustadz Hadi Alumnus Pondok Pesantren Mahadut Tholabah Babakan Tegal.

Lebih lanjut Ustadz Hadi menjelaskan, bahwa banyak sekali manfaat menghafal Al Qur’an. Gemar membaca Al Qur’an saja sudah di rindukan surga sebagaimana di Kitab Durrotun Nasihin. Surga merindukan empat golongan,salah satunya adalah orang yang gemar membaca Al Qur’an. Dan Al Qur’an juga nantinya akan menjadi teman penolong baginya, apalagi menghafalkannya.

Sebagaimana di Kitab Tanqihul Qoul, Bacalah kamu semua terhadap Al-Qur’an, karena Al Qur’an akan menjadi syafaat (penolong) bagi yang membacanya. Pungkas Ustadz Hadi yang juga Dosen Agama Islam di Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal.


Ada 50 Santriwan dan Santriwati dalam Peresmian Rumah Tahfidz Sirrul Qur’an. Pada acara tersebut di resmikan oleh KH.Ahmad Sobari, M.Pd dari PPPA Darul Qur’an Perwakilan Tegal sekaligus langsung memberikan Sertifikat Pendirian Rumah Tahfidz.


Dalam sambutannya KH.Ahmad Sobari menyampaikan bahwa syarat mendirikan Rumah Tahfidz ada tiga, pertama ada santri, kedua ada tempat/rumah dan ketiga ada Al Qur’an. Adapun santri disini minimal usianya 5 tahun dan maksimal 85 tahun.

Sementara, menurut KH Ahmad Sobari, agenda kedepan pada bulan Januari tanggal 29 ada Cirebon Menghafal. Surat yang di ujikan adalah QS.Al Baqoroh ayat 1-50. Dan Juz 30. Februari ada Tegal Menghafal, Maret ada Indonesia Menghafal. Jumlah santri yang di naungan Perwakilan Tegal yang membawahi Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes sejumlah 1.300 santri. Urai Panjang Kyai Sobari.(Tris)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman