Pihak Sekolah Terkesan Tutupi Dugaan Kasus Penganiayaan Murid di SMK Pusponegoro Brebes - bregasnews.com - Koran Online Referensi Berita Pantura

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 01 Juni 2023

Pihak Sekolah Terkesan Tutupi Dugaan Kasus Penganiayaan Murid di SMK Pusponegoro Brebes



BREBES - Seorang oknum guru yang mengajar di SMK Pusponegoro Brebes diduga telah melakukan tindak penganiayaan terhadap siswa didiknya. Adanya tindak dugaan kekerasan terhadap siswa tersebut disampaikan oleh warga yang mendengar kabar tersebut. 


Menurut warga, tindakan penganiayaan terhadap siswa terjadi belum lama ini. Dimana salah satu siswa yang dimungkinkan masih duduk di bangku kelas XII mendapat perlakukan kasar oleh oknum guru bernama Kardi. 


"Kejadiannya sekitar setengah bulan yang lalu," ujar salah satu warga di dalam sebuah rekaman suara. Adanya dugaan penganiayaan siswa oleh oknum guru ini dibenarkan oleh salah satu Satpam sekolah setempat. 


Saat ditanya oleh awak media, Satpam itu menyebut kalau siswa yang menerima perlakukan kasar dari oknum guru tersebut duduk di bangku kelas dua. Hanya saja persoalan tersebut telah diselesaikan oleh dua belah pihak. 


Hanya saja pihaknya tidak mengetahui persis nama siswa yang mengalami tindak kekerasan tersebut. "Kalau namanya saya tidak begitu ingat,"ujar seorang Satpam. 


Satpam tersebut juga membenarkan kalau pelaku penganiayaan terhadap siswa tersebut bernama Kardi. 

Ari Windiyani Triastuti ST, Bagian Sarpras SMK Pusponegoro Brebes


Sementara, Ari Windiyani Triastuti ST, Bagian Sarpras SMK Pusponegoro Brebes membenarkan adanya guru bernama Kardi di sekolahnya. Guru tersebut saat ini mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas dua. 


Saat dikonfirmasi terkait adanya tindak penganiayaan oknum guru terhadap siswa di sekolahnya, Ari Wundiani membantah tudingan tersebut. Menurutnya, selama ini di sekolah tidak pernah ada kasus tindak kekerasan terhadap siswa didiknya. 


Apalagi sekolah tempat dirinya bekerja merupakan sekolah yang masuk kategori sekolah ramah anak. "Sejauh pengetahuan saya, kasus penganiayaan itu tidak ada,"ucapnya.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Iklan Disewakan

Laman